e&Zone

Hari itu, kamis 7 agustus 1986 kira-kira jam setengah delapan pagi suara tangis bayi terdengar di sebuah ruangan bersalin di Rumah Sakit Bersalin Nusantara Kepanjen. Tangisan itu berasal dari seorang bayi laki-laki yang baru saja dilahirkan Sang Bunda, Sarti. Sejurus kemudian senyuman dan kebahagiaan memenuhi segenap ruangan. Meski tanpa kehadiran sang Ayah, Matenu yang saat itu sedang berada di luar kota, namun kebahagiaan tetap terpancar. Di dampingi sang Kakek Sang Bunda terlihat sangat bahagia menyambut kelahiran putra ketiganya. Bayi yang lahir normal dengan berat 3 kilogram dan panjang 50 cm tersebut kemudian diberi nama NURUL FATKHURROKHIM MAGFIROH. Setelah mendapatkan perawatan dokter, sejurus kemudian bayi yang lahir dengan rambutnya yang hitam tersebut digendong sang kakek, tak disangka bayi tersebut sudah bisa bergurau dengan sang kakek, bayi itupun terkekeh.

Masa kecilku dihabiskan di sebuah desa di lereng sebelah timur Gunung Kawi. Sekitar usia 3 tahun aku ikut Bapak ke Jakarta, tapi ibu dan kakak2ku tetep di rumah. Di jakarta aku tinggal sama Mbah & tante2ku. Kata tante2ku aku BANDEL banget, kalo mandi harus dikeroyok orang satu rumah terus baru digerojog!. trus kalo lagi maen sampe lupa rumah & lupa waktu. Pernah suatu waktu seharia aku ilang sampek smua bingung. Tante2ku disemprot abis sama Mbahku, Anda tahu aku dimana? Sambil bersungut-sungut tante akhirnya tante menemukan ku diProyek pembangunan Pereum Klapa gading(kebetulan rumah mbahku ya di perumahan utu juga). Aku ditemukan lagi ansyik main di sela2 tumpukan pipa2 guedhe deket lapangan bola. Keonaran yang ku buat gak berheti sampe disitu. Anda pernah lihat iklan nutrisari yang memotong botol, dan ternyata yang keluar jeruk segar? dan hal paling “gila” dan sebagai nak kecil yang cerdas (ce ile cerdas, mungkin yang tepat sok cerdas kali yaa) pokoknya saat itu gimanapun caranya sayah harus dibeli’i nutrisari yang bisa kayak ilan itu, titik…! Sebenarnya sih udah dituruti, dibelikan yang paling gede malah. Tapi apa yang terjadi? Saya marah dan nagis sejadi jadinya, dan bisa ditebak seisi rumah jadi berantakan dan sampe-sampe orang se-komplek pada ngeliatin. Sekarang kalo tante2 saya cerita2 masalah itu, saya cuman bisa nyengir. Wah, ternyata bandel juga saya. ( waaaaa aku capek ceritane dilanjut kapan-kapan yooo)

 

Advertisements

3 responses to “e&Zone

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s