haruskah telanjang demi negeri tercinta…

saya menulisi bukan karena saya seorang pengamat, atau apa. saya hanya bocah pinggir jalan yang pengen bersuara….

Setiap gelaran Miss Universe akan dimulai geliat perdebatan tentang kontestan asal indonesia juga turut menghangat. Segala kontroversi berhembus entah darimana datangnya. Tak terkecuali tahun ini, ketika gadis asal Blitar, Jawa Timur “ketiban sampur” mewakili Indonesia di ajang pemilihan ratu sejagat itu.

Lagi-lagi yang menjadi kotroversi adalah adanya sesi acara yang mewajibkan peserta menggunakan swim suit. Ya, memang tidak bisa dipungkiri bahwa acara ini adalah acaranya orang “barat” yang punya budaya seperti itu. Bagi orang eropa dan amerika telanjang mungkin bukan masalah, tapi bagi kita…? Terus terang saya bingung dengan jalan pikir para peserta (khususnya asal indonesia). Mereka begitu mengagungkan ajang ini, dan mereka juga selalu berkilah bahwa ajang ini bisa menjadi media promosi bagi indonesia ke mata dunia.

Yang jadi pertanyaan haruskah kita mempromosikan negeri tercinta ini dengan telanjang….? kalau memang smangat 3B (Brain Beauty dan Behavior) yang dibawa kenapa harus pakek kontes swimsuit segala? apa korelasinya pamer lekuk tubuh dengan 3 B yang sebenarnya…? apakah beauty yang dimaksud kaindahan tubuh semata…?

Lebih jauh saya menganggap Kontes Miss Universe atau kontes semacamnya tak lebih sebagai ajang ekslusivitas dan tidak berperikemanusiaan. Kenapa saya bilang seperti itu, karena mereka (penyelenggara) menuntun sebuah kesempurnaan, khususnya keindahan tubuh. Itu artinya mereka menganggap para pesertalah makhluk paling “sempurna” di muka bumi ini. Satu hal lagi, kontes tersebut juga tak lebih dari ajang eksploitasi kaum wanita (anehnya yang dieksploitasi tak pernah merasa, tapi justru malah bangga dan sadar akan kaikutsertaanya). Apa bukan sebuah eksploitasi namanya kalau peserta dikumpulkan diataur ini, itu, kemudian dipentaskan dan disiarkan ke seluruh dunia, yang pada akhirnya dapat mendatangkan keutunga yang berlimpah bagi penyelenggara..

sekali lagi, haruskah kita mengikuti ajang Miss Universe untukmempromosikan Indionesia di mata dunia. dan HERUSKAH KITA TELANJANG DEMI MEMPROMOSIKAN NEGERI TERCINTA INI.

Sekali lagi ini hanya opini saya tentang polemik keikutsertaan Indonesia di ajang Miss Universe. saya akan sangat senang bila orang-orang yang benar benar tahu dan paham akan hal ini akan mau memberikan pendapatnya disini. Dan kalau saja salah satu dari Putri Indonesia yang pernah mengikuti ajang Miss Universe pernah melihat tulisan ini dan mau berkomentar itu akan suangat buaik.

Advertisements

2 responses to “haruskah telanjang demi negeri tercinta…

  1. hahahaa…
    terus gawe opo crut, gawe selendang batik ala blitar? blitar ono batik ta?

    lek ngono iku pancen akeh ga cocok’e karo budaya timur. buka2an…
    trus 3b iku koyoke dudu’ -brain, beauty, and behaviour-, tapi breast, bokong, trus b seng terakhir opo yo…?

  2. Yup..sebenere ikutan kontes kayak gitu itu gak malah bikin negara kita dikenal baik karena budaya timurnya tapi malah bodoh karena selalu ikut-ikutan trend budaya barat, trus yang waktu “Artika S.D” dulu mpe 15besar, itu bisa saja sebagai cara politis para juri yang notabenenya org barat biar negara kita di tahun selanjutnya terus-terusan nyoba buat ngikuti kontes itu lagi. Kan org Barat iri ama negara kita yang kaya akan sgala hal yang gak mereka miliki. He..he.. 8)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s